Ekologi Tundra

Tugas Makalah Mata Kuliah Geografi Hewan dan Tumbuhan Universitas Lampung
oleh: IIS KURNIATI 0913034007

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Ekosistem merupakan suatu sistem yang terbentuk atas interaksi antar organisme dengan lingkungannya dalam suatu kawasan atau daerah tertentu.Hubungan timbal balik antar organisme baik manusia, hewan serta tumbuhan dengan faktor lingkungannya (cahaya matahari, tanah, air serta udara dan lain sebagainya) dialam semesta ini tidak dapat dipisahkan satu dengan lainnya. Istilah ekosistem berasal dari kata Ekologi.Ekologi itu sendiri berasal dari bahasa Latin, yaitu Oikos yang berarti rumah dan Logos yang berarti ilmu sehingga ekosistem dapat diartikan sebagai suatu sistem yang terjadi dan saling mempengaruhi antar organisme, baik biotik atau pun abiotik dalam suatu lingkungan. Setiap ekosistem memiliki karakteristik yang berbeda antara satu dengan lainnya. Ekosistem secara garis besar dapat dibagi dalam dua kelompok, yaitu ekosistem darat dan ekosistem air ( akuatik ) atau ekosistem buatan, yaitu ekosistem yang sengaja dibuat oleh manusia.

Ekositem darat dalam skala luas yang memiliki tipe vegetasi dominan disebut sebagai bioma. Jenis bioma tersebut dipengaruhi oleh keadaan iklim, curah hujan, kelembaban, sinar matahari dan sebagainya. Ekositem darat pun dibedakan menjadi bioma hutan hujan tropis, padang rumput, gurun,taiga,hutan gugur dan tundra. Ekosistem air (akuatik ) terbagi menjadi air tawar,ekosistem air laut,ekosistem estuari,ekosistem pantai,ekosistem sungai, ekosistem muara sungai, ekosistem laut dalam,ekosistem terumbu karang.

BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Tundra
Bioma adalah sekelompok hewan dan tumbuhan yang tinggal di suatu lokasi geografis tertentu atau daerah habitat darat yang memiliki vegetasi khas terhadap iklim utama sehingga tidak ditemukan di daerah lain. Bioma terbagi menjadi beberapa jenis, ditentukan oleh iklim, letak geografis, curah hujan dan intensitas cahaya mataharinya.Istilah Bioma berhubungan dengan kumpulan species (terutama tumbuhan) yang dapat hidup di tempat tertentu di muka bumi, tergantung pada iklim regionalnya. Jadi Bioma adalah kumpulan species (terutama tumbuhan) yang mendiami tempat tertentu di bumi yang dicirikan oleh vegetasi tertentu yang dominan dan langsung terlihat jelas di tempat tersebut. Oleh karena itu biasanya Bioma diberi nama berdasarkan tumbuhan yang dominan di daerah tersebut.
Tundra adalah suatu area dimana pertumbuhan pohon terhambat dengan rendahnya suhu lingkungan sekitar. Pada area ini, mayoritas tumbuhan yang hidup biasanya berupa lumut, rerumputan, dan pohon dari bangsa conifer. Istilah tundra berarti dataran tanpa pohon, vegetasinya didominasi oleh lumut dan lumut kerak, vegetasi lainnya adalah rumput-rumputan dan sedikit tumbuhan berbunga berukuran kecil.

2.2 Letak Tundra
Bioma ini terletak di kawasan lingkungan Kutub Utara sehingga iklimnya adalah iklim kutub. Bioma tundra merupakan bioma yang terdapat di daerah lingkar kutub utara tepatnya di kawasan selatan es di Kutub Utara dan Alaska di Amerika Utara, Eropa, dan Siberia dan Puncak gunung tinggi daerah tropis. Ada dua jenis tundra :

1. Arktik Tundra
Tundra Arktik terletak antara kutub utara dan hutan jenis konifera atau wilayah Taiga. Hal ini ditandai dengan suhu yang sangat dingin dan tanah yang tetap beku sepanjang tahun.
2. Alpine Tundra
Alpine tundra terjadi di daerah-daerah dingin di ketinggian puncak gunung yang sangat tinggi.Fenomena ini kondisi iklimnya sama dengan di kutub.Oleh karena itu,hanya lumut kerak yang dapat berkembang. Misalnya di pegunungan Andes Amerika Selatan,Pegunungan Himalaya, Alpina, Rocky Mountain, Gunung Akoncagua dan Jayawijaya (Papua). Alpine tundra dapat ditemukan di ketinggian tinggi di mana pun di dunia, bahkan di daerah tropis. Walaupun tanahnya tidak membeku sepanjang tahun seperti di daerah tundra kutub.

2.3 Ciri ciri Bioma Tundra
• Hampir semua wilayahnya tertutup oleh salju/mudahnya gurun es.
• Permafrost (tanah bagian bawah yang membeku secara permanen).
• Memiliki musim dingin yang panjang dan gelap serta musim panas yang panjang dan terang.
• Musim dingin yang panjang karena gerak semu matahari hanya sampai di posisi 23,5° LU/LS.
• Suhu yang sangat dingin.
• Kecepatan angin yang tinggi dan suhu yang dingin menciptakan komunitas tumbuhan yang sama, yang disebut tundra alpine.
• Sangat sedikit curah hujan tahunan, Air tidak dapat menembus permafrost di bawahnya
• Air hujan akan menumpuk di dalam kolam di atas bunga tanah yang dangkal selama musim panas yang pendek.
• Tundra menutupi semua zona di daerah Arktik.
• Daerah artik di bumi mencapai 20 % permukaan tanah Bumi.
• Keanekaragaman biotik Rendah, sederhana struktur vegetasi, pendek musim pertumbuhan dan reproduksinya
• Energi dan nutrisi dalam bentuk bahan organik mati.
• Nitrogen diciptakan oleh fiksasi biologis, dan fosfor yang dibuat oleh curah hujan.

2.4 Aspek Abiotik dan Biotik
Komponen-komponen pembentuk nya adalah:
1. Abiotik
Abiotik atau komponen tak hidup adalah komponen fisik dan kimia yang merupakan medium atau substrat tempat berlangsungnya kehidupan, atau lingkungan tempat hidup. Sebagian besar komponen abiotik bervariasi dalam ruang dan waktunya. Komponen abiotik dapat berupa bahan organik, senyawa anorganik, dan faktor yang memengaruhi distribusi organisme, yaitu :
1. Suhu
Proses biologi dipengaruhi suhu. Mamalia dan unggas membutuhkan energi untuk meregulasi temperatur dalam tubuhnya.Suhu di daerah tundra sangat dingin.
2. Air
Ketersediaan air memengaruhi distribusi organisme. Organisme di tundra beradaptasi terhadap ketersediaan air di daerah dingin.
3. Garam
Konsentrasi garam memengaruhi kesetimbangan air dalam organisme melalui osmosis. Beberapa organisme terestrial beradaptasi dengan lingkungan dengan kandungan garam tinggi.
4. Cahaya matahari
Intensitas dan kualitas cahaya memengaruhi proses fotosintesis, dikarenakan di derah tundra cahaya mataharinya sedikit maka vegetasi yang tumbuh di daerah ini hanya tundra berupa lumut kerak,lumut,rumput teki,tetumbuhan terna,dan semak-semak pendek.
5. Tanah dan batu
Beberapa karakteristik tanah yang meliputi struktur fisik, pH, dan komposisi mineral membatasi penyebaran organisme berdasarkan pada kandungan sumber makanannya di tanah.
6. Iklim
Iklim adalah kondisi cuaca dalam jangka waktu lama dalam suatu area. Iklim di daerah tundra terdiri atas iklim es abadi (EF) dan iklim tundra (ET)
2. Biotik
Biotik adalah istilah yang biasanya digunakan untuk menyebut sesuatu yang hidup (organisme).Adapun fauna dan flora yang terdapat di daerah tundra :

2.5 Flora dan fauna di bioma tundra
Jenis-jenis fauna yang terdapat di bioma tundra :
 Mamalia karnivora: rubah arktik, serigala, dan beruang kutub
 Herbivora mamalia: lemming, Vole, karibou, kelinci dan tupai Arktik
 Hewan pengerat, kelinci salju
 Migrasi burung: gagak, buntings salju, burung elang, burung-burung, Trinil, sendi, burung salju, dan berbagai jenis burung camar
 Serangga: nyamuk, lalat, ngengat, belalang, blackflies dan arktik menggagap lebah
 Ikan: cod, flatfish, salmon, dan ikan trout
Binatang disesuaikan untuk menangani panjang, musim dingin dan untuk berkembang biak dan membesarkan anak dengan cepat di musim panas. Binatang seperti mamalia dan burung juga memiliki insulasi tambahan dari lemak. Banyak hewan hibernate selama musim dingin karena makanan tidak melimpah. Alternatif lain adalah dengan bermigrasi ke selatan di musim dingin, seperti burung lakukan. Reptil dan amfibi hanya sedikit atau tidak ada karena suhu yang sangat dingin. Karena konstan imigrasi dan emigrasi, penduduk terus berosilasi.
 Jenis-jenis burung yang hidup di bioma tundra misalnya : itik, angsa, burung elang dan burung hantu. Mamalia darat berkaki empat yang berbulu tebal dan besar misalnya Muskox.
Selain beberapa jenis di atas, di utara bioma tundra juga mempunyai fauna khas yang lain misalnya penguin , walrus .
 Fauna khas yang hidup di air misalnya paus Beluga (paus putih) dan paus Narwhal (paus bertanduk).
Karakter yang bisa digunakan sebagai penanda tundra pada burung yang ada di tundra, punya deskripsi pada kulitnya berwarna putih dan hitam. Warna putih untuk menahan panas dari tubuh ketika musim dingin dan hitam untuk meneruskan panas ketika musim panas
Karena memiliki iklim es abadi dan iklim tundra, maka wilayah bioma tundra selalu bersuhu dingin sehingga fauna yang terdapat di wilayah ini memiliki bulu dan lapisan lemak yang tebal untuk tetap membuat tubuhnya hangat.

Jenis-jenis vegetasi/flora yang dapat hidup di bioma tundra contoh :
 Lumut kerak, lumut Sphagnum, rumput dan tumbuhan pendek lainnya yang biasanya hanya berumur 4 bulan
 Pada daerah yang berawa jenis vegetasi yang ada misalnya rumput teki, rumput kapas dan gundukan gambut (hillock tundra).
 Di cekungan yang basah seperti di Greenland terdapat semak salik dan bentula.
 Di tempat yang agak kering ditumbuhi lumut,teki-tekian,ericeceae, dan beberapa
tumbuhan yang berdaun agak lebar.
 Di lereng-lereng batu terdapat kerak, lumut, dan alga.
Tundra meskipun di daerah tropis , caranya mudah kita cari tempat / pegunungan yang sangat tinggi pada semua garis lintang. Pada area ini, mayoritas tumbuhan yang hidup biasanya berupa lumut, rerumputan, dan pohon dari bangsa conifer, kemudian diakhiri dengan hamparan lichenes yang tertutup padang es yang disebut tundra ( contohnya ke Pegunungan Jaya Wijaya)

2.6 Fungsi dan Kegunaan Tundra
Fungsi dan kegunaan tundra :
1. Interaksi Antarkomponen biotik
Hubungan antara ekosistem yang terjadi antarpopulasi dan komunitas dalam suatu ekosistem. Dalam terjadinya interaksi antarkomponen biotik akan terjadi suatu kompetisi dan menghasilkan suatu simbiosis. Di daerah tundra simbiosis pada dasarnya dibedakan menjadi tiga antara lain ;
a. Simbiosis Mutualisme
Simbiosis mutualisme merupakan hubungan yang saling menguntungkan antar organisme yang saling berinteraksi. Dilihat dari sifatnya simbiosis mutualisme dibedakan menjadi ;
 Mutualisme Fakultatif
yaitu hubungan yang saling menguntungkan antar organisme tetapi bebrapa spesies organisme dapat hidup tanpa adanya partner mutualismenya.
 Mutualisme Obligatif
yaitu hubungan yang saling menguntungkan antar organisme tetapi saling mempengaruhi dan saling membutuhkan satu dengan lainnya. Contoh adalah bakteri yang hidup dalam sistem pencernaan hewan herbivora. Hewan herbivora tidak dapat mencerna selulose sehingga dibutuhkan bakteri simbiotik atau protozoa didalam sistem pencernaannya.
b. Simbiosis Komensalisme
Komensalisme merupakan simbiosis antar organisme atau mahluk hidup dimana salah satu organisme diuntungkan oleh organisme lain dan organisme lainnya tidak diuntungkan dan tidak dirugikan. Contoh Ikan –ikan kecil yang mengekor pada ikan hiu atau ikan besar yang memakan plankton atau sisa makanan ikan besar tersebut sekaligus melindungi dirinya dari predatornya
c. Simbiosis Parasitime
Yaitu suatu simbiosis yang merugikan organisme lain. Dengan kata lain parasitisme merupakan interaksi yang terjadi antar organisme, dimana yang satu merasa diuntungkan dan yang organisme lainnya merasa dirugikan.Contoh nya kelinci salju dimakan oleh serigala.
d. Alelopati
Yaitu salah satu organisme yang bermutualisme dapat menghambat pertumbuhan organisme lain. Contoh komensalisme antar fungi dan bakteri dimana beberapa fungi dapat melepaskan racun atau toksin yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri.
e. Kompetisi
Persaingan yang terjadi antar organisme dalam memperoleh sumber daya yang terbatas, seperti makanan, pasangan, daerah atau wilayah kekuasaan dan lain sebagainya. Kompetisi dibedakan menjadi dua macam, yaitu ;
• Kompetisi intraspesifik
yaitu kompetisi yang terjadi antar spesies yang sama. Contoh, persaingan antar tumbuhan dalam memperoleh nitrogen.
• Kompetisi interspesifik
merupakan kompetisi yang terjadi antar individu yang berbeda spesies. Contoh persaingan antara serigala dan beruang dalam memperoleh kelinci salju.
2. Interaksi Antarkomponen biotik dengan kompenen abiotik
Interaksi antara kompenen biotik dengan kompenen abiotik terjadi karena setiap organisme sangat dipengaruhi oleh komponen abiotiknya seperti pada organisme yang hidup darat berbeda dengan organisme yang hidup di air atau perairan. Hal tersebut dikarenakan setiap organisme membutuhkan lingkungan yang sesuai. Kemampuan hidup organisme pada kondisi lingkungan tertentu disebut rentang toleransi dan setiap mahluk hidup memiliki batasan toleransi sendiri. Batas toleransi merupakan batas maksimum atau batas minimum organisme untuk bertahan hidup dalam kondisi lingkungan baik secara fisik atau kimianya.

BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Berdasarkan dari makalah di atas dapat disimpulkan bahwa tundra adalah dataran tanpa pohon atau padang lumut.Tempratur kutub sangat dingin tidak memungkinkan untuk pertumbuhan pohon.Oleh karena itu,ciri khas vegetasi tundra berupa lumut kerak,lumut,rumput teki,tetumbuhan terna,dan semak-semak pendek.Misalnya,di rawa-rawa terdapat rumput teki,rumput kapas,dan gundukan gambut(hillock tundra).Di cekungan-cekungan yang basah terdapat semak salik dan bentula,seperti terdapat di Greenland.

Di tempat yang agak kering,selain ditumbuhi lumut,terdapat juga teki-tekian,ericaceae,dan tumbuhan yang berdaun agak lebar.Pada umumnya jenis tanaman tersebut tumbuh di tempat-tempatyang bebas salju dan es atau oase-oase di Antartika pedalaman.Pada lereng-lereng batu terdapat lumut kerak,lumut,dan alga.Fauna utama bioma kutub dan tundra adalah karibo,sapi kesturi,lemus, trewelu arktik, rubah, serigala, cerpelai, bajing darat arktik, beruang kutub, burung kutub, burung hantu salju.

Fenomena tundra juga terdapat di pegunungan tinggi di atas batas pohon yang kondisi iklim nya sama dengan di kutub.Oleh karena itu, hanya lumut kerak yang dapat berkembang misalnya, di Pegunungan Andes, Amerika Selatan, Pegunungan Himalaya, Alpina, Rocky mountain, Gunung Aconcagua, dan Jayawijaya Papua).

2 thoughts on “Ekologi Tundra

  1. Assalamualaikum Ibu Iis. Saya seorang pekerja tambang biasa di dataran tinggi Papua yang menyukai fotografi. Saat ini saya sedang terobsesi dengan vegitasi Papua; dari dataran rendah, 1400 – 2500 mdpl, Tundra – Alpin. Mohon ijin untuk menggunakan tulisan singkat Ibu ini sebagai bagian rujukan saya. Wassalam & terima kasih. Simon Satria

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s